Your Location
  • Home
  • Program BMI
Program Baitul Maal ItQan
Kurban Cinta Dhuafa (K-CiDa)
Kurban Cinta Dhuafa (K-CiDa)

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah swt, atas segala nikmat yang diberikan kepada kita semua. Sholawat dan salam, senantiasa tercurahkam kepada Nabi Muhammad saw.

Bapak, Ibu, saudaraku yang sama-sama mengharap Ridlo Allah swt.....

Hari Raya Idul Adha memiliki hikmah yang sangat mendalam yang diberikan Allah swt kepada kita semua.

Hikmah dari peristiwa Idul Adha, diantaranya ialah ummat Islam melaksanakan ibadah Haji ke Mekah untuk menunaikan Rukun Islam yang ke-5. Kemudian melaksanakan ibadah Kurban, yaitu menyembelih hewan yang dibolehkan (domba, sapi, unta, dsb) sebagai bukti kepatuhan seorang Hamba kepada Tuhan-Nya.

Ibadah kurban sesungguhnya merupakan bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Allah swt, untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kata kurban berasal dari bahasa Arab, yakni Qaraba dengan bentuk isim mashdar ‘qurbanan’, yang berarti dekat. Karena itu, tujuan berkurban adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt (taqarrub ilallah).   

Secara istilah, kurban adalah penyembelihan hewan dalam rangka ibadah kepada Allah swt. Perintah untuk berkurban ini telah digariskan oleh Allah swt, dalam Alquran Surah Al-Kautsar [108] ayat 1-2, yang artinya : “Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Baitul Maal Itqan mempunyai program kurban yang diberi nama ‘Kurban Cinta Dhuafa’ (K-CiDa). K-CIDA  memiliki pengertian sungguh “terlalu” jika kita mampu untuk menunaikan kurban, namun enggan untuk melakukannya. Sungguh “kacida” (Bahasa Sunda), sungguh “terlalu”.

K-CIDA merupakan program akumulatif, mulai dari memberikan pemberdayaan ekonomi produktif (memberikan modal usaha) kepada peternak kecil kategori dhuafa, sampai menjual hewan ternaknya hingga mendistribusikan daging kurban kepada yang berhak menerimanya.

Hewan ternak yang dimiliki Baitul Maal Itqan, berasal dari peternak-peternak binaan. Peternak binaan ini diberikan modal usaha untuk mengembangkan bibit hewan. Saat Idul Kurban, Baitul Maal Itqan akan menjual hewan tersebut melalui program kurban. Dan mereka (peternak) akan memanen hewan hasil piaraannya. Maka dari itu, berpartisipasi dalam “K-CIDA”, berarti turut serta membantu dan mengembangkan perekonomian peternak-peternak dhuafa.

Suatu keuntungan bagi pekurban (mudhohy) yang bergabung dengan program K-CIDA, satu sisi ikut membantu peternak dhuafa, sisi lain terbantu dengan pendistribusian daging kurbannya, sehingga bisa tepat sasaran dan tidak menumpung di satu lokasi saja.

Melalui program K-CIDA, hewan kurban nantinya akan di distribusikan ke wilayah yang rawan pangan, terpencil dan minim pasokan hewan kurban.

Baitul Maal itQan mengajak kepada kaum Muslimin untuk melakukan ibadah kurban melalui K-CIDA. Semoga ibadah kurban ini, menjadi amal kebajikan untuk kita semua. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.